Category Archives: POLITIK

Motif Penahanan Antasari Tidak Jelas

Kuasa Hukum Antasari Azhar meminta agar kliennya segera dibebaskan apabila pihak kepolisian tidak memiliki bukti kuat yang mengaitkan Antasari dengan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen.http://www.rakyatmerdeka.co.id

Penegasan ini dikatakan oleh Koordinator Kuasa Hukum Antasari Azhar Juniver Girsang kepada para jurnalis, di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Selasa (12/05).

Menurut Juniver, hari ini pemeriksaan terhadap Antasari diliburkan dulu. Diakuinya kedatangan kuasa hukum di tahanan Narkoba, menurut Juniver hanya pertemuan konsultasi untuk persiapan pemeriksaan selanjutnya.

“Kita disini mempersiapkan diri sampai pengadilan,” terang Juniver.

Hingga kini, dituturkan Juniver, belum ada benang merah dan apa motif kliennya harus menjalani pemeriksaan. Sampai dengan pemeriksaan terakhir, belum terlihat secara hukum apa yang disebut otak pembunuhan. Dan polisi juga belum bisa menyebutnya sebagai pelaku utama.

“Kalau disebut pelaku intelektual belum terlihat ada bukti alasan sebagai otak pembunuhan. Kita menolak, yang dimaksud menolak harus ada bukti, bukti jangan tunggal. Harus ada saksi atau bukti tambahan minimal dua. Kita belum melihat ke arah sana,” paparnya dengan nada bicara meninggi.

Juniver menambahkan, pihak kuasa hukum berharap agar kasus ini segera terbuka. Tidak ada alasan untuk dilanjutkan. Untuk itu penyidik bisa menentukan sikap sesuai ketentuan hukum.

“Kami mengharapkan pihak penyidik menentukan sikap sesuai ketentuan hukum,” ujarnya, sambil berlalu dengan mobilnya Harvard Hitam B 306 JV.

Sementara itu, kuasa hukum Antasari lainnya, Hotma Sitompul menjelaskan sekarang ini pihaknya telah memperdalam sangkaan-sangkaan yang dilontarkan pihak kepolisian selama penyelidikan.

Sampai sembilan hari sejak Antasari ditahan di Polda Metro Jaya, diakui Hotma, belum ditemui motif dan kesaksian yang menyudutkan Antasari. Bahkan, bukti yang kuat apakah kliennya terlibat atau tidak, pun belum ditemukan.

“Malah, belum ada bukti sama sekali, kasus ini diarahkan ke lain seperti skandal, sehingga kasus ini menjadi aneh,” kata Hotma.

Namun begitu, Hotma mengharapkan agar polisi jangan terpaku dengan satu arah penyelidikan saja. Pasalnya, indikasi-indikasi lain harus diselidiki pula.

“Jangan terpaku pada cinta segi tiga. Mari cari pasal-pasal lain untuk kasus ini. Buat kuasa hukum belum melihat bukti apa yang disangkakan kepada beliau,” ungkap Hotma.

Iklan

2 Komentar

Filed under POLITIK

ICW Minta KPK Abaikan DPR karena Mandulkan Pemberantasan Korupsi


detikNews, Jakarta – Rapat dengar pendapat antara KPK dan Komisi III DPR mandek. 4 Pimpinan KPK diminta oleh DPR tidak membuat keputusan sebelum jumlah pimpinannya kembali lengkap (5 orang). Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak KPK tidak menuruti permintaan DPR.

“KPK harus mengabaikan permintaan itu,” ujar anggota badan pekerja Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho kepada detikcom, Jumat (8/5/2009).

Eson, panggilan akrabnya, menjelaskan ada kemungkinan DPR ingin membuat kevakuman di KPK. Ujung-ujungnya hal ini akan bermuara pada upaya untuk memandulkan pemberantasan korupsi.

“Kita khawatirkan semacam itu,” ungkapnya.

Menurut Eson, KPK dapat bergerak dengan 4 pimpinan. Hal ini tidak melanggar undang-undang KPK. KPK pun diminta untuk lebih menunjukkan taringnya selepas kepemimpinan Antasari Azhar.

“KPK harus membuktikan harus lebih progresif tanpa Antasari Azhar,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar

Filed under POLITIK

Rumah Mega Ditempeli ‘Tolak Capres-Cawapres Pelanggar HAM’

detikcom, Pemuda tidak dikenal memasang spanduk warna putih dengan tinta merah bertuliskan ‘Tolak capres-cawapres pelanggar HAM’ di depan rumah Megawati Soekarnoputri. SBY, Sutiyoso, Prabowo dan Wiranto disebut sebagai pelanggar HAM.

4 pemuda yang kompak mengenakan kaos warna merah itu memasang spanduk itu di pohon, yang terletak depan rumah Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2009).

Mereka juga menyebarkan selebaran bertuliskan ‘Nama-nama seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Sutiyoso adalah 2 orang yang harus bertanggungjawab atas tragedi kerusuhan 27 Juli 1996’.

Selain itu, munculnya nama Prabowo Subianto dan Wiranto juga merupakan kelengahan kita yang mudah melupakan sejarah. Kedua tokoh ini adalah terlibat pelanggaran HAM berat. Selebaran itu disebar Barak Perjuangan, korban 27 Juli 1996, yang berkantor di eks kantor DPP PDI.

Setelah membaca spanduk itu, sekitar 10 sekuriti tampak berkumpul dan bergegas mencopotnya. Mereka bahkan berusaha mengejar pemuda tersebut. Namun, pemuda itu langsung tancap gas dengan mengendarai motor.

Tanggapan: Isu ini sudah tidak laku lagi di mata masyarakat, cara ini sudah kuno dan kadaluarsa. Buktinya Pak  SBY terpilih menjadi Presiden RI pada th 2004 yang langsung dipilih oleh Rakyat, ini buktinya Rakyat tidak suka dengan isu- isu dan latar belakang apapun.

5 Komentar

Filed under POLITIK

Buku Hidden Agenda PKS Beredar “Ilusi Negara Islam”

buku-agenda-pksMenjelang hari H pemungutan suara, situasi politik kian memanas. Bahkan, kini beredar buku yang menyebut adanya agenda terselubung yang dimiliki PKS.
Buku tersebut bertajuk “Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia.” Buku tersebut tercetak April 2009 yang diterbitkan oleh tiga lembaga yakni The Wahid Institute, Gerakan Bhinneka Tunggal Ika dan Maarif Institute.

Sederet nama beken tertulis dalam buku ini. Mantan Presiden Abdurrahman Wahid tercatat sebagai editor. Sementara prolog diberikan oleh mantan Ketua PP Muhammadiyah, Prof A Syafii Maarif. Sedangkan bagian epilog disajikan pemimpin pondok pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang, Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

Dalam buku setebal 321 halaman ini, PKS dituliskan sebagai agen kelompok garis keras Islam transnasional. Dalam melakukan kerjanya, PKS melakukan infiltrasi ke berbagai institusi yang mencakup pemerintahan dan ormas Islam antara lain Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah (halaman 23). Fakta yang mencengangkan adalah adanya fenomena rangkap anggota antara Muhamamdiyah dan kelompok yang disebut garis keras. Diduga hampir 75 persen pemimpin garis keras memiliki ikatan dengan Muhammadiyah.

Sajian data yang ditampilkan dalam buku ini tertulis merupakan hasil penelitian yang dilakukan selama 2 tahun terakhir. Penelitian sendiri dilakukan oleh dua tim. Tim pertama dituai oleh Abdurrahman Wahid yang merupakan peneliti konsultasi dan literatur. Sementara tim kedua yakni tim lapangan dikomandani oleh Prof Dr Abdul Munir Mulkhan (guru besar UIN Sunan Kalijaga).

Penelitian yang dilakukan di 24 kota/kabupaten yang tersebar di 17 provinsi dengan menerjunkan 27 peneliti lapangan. Tidak hanya itu, riset ini melibatkan 591 responden yang diambil dengan sengaja (purposive sampling) yang berasal dari 58 organisasi massa Islam. Profesi responden pun beragam, mulai dari pegawai negeri, dosen, mahasiswa, anggota DPRD hingga pimpinan parpol.

Buku ini menyebutkan aktivitas dakwah yang dilakukan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang kemudian melahirkan PKS menikmati dana Arab Saudi. Peneliti buku ini melasir adanya informasi PKS sedang mencari masjid-masjid yang sedang direnovasi. Dana rehab tersebut diperoleh dari Arab Saudi. Syaratnya, penduduk setempat diminta mendukung PKS dalam setiap pemilihan.

Pada bagian ahir, penelitian ini menyimpulkan gerakan Islam garis keras di Indonesia memiliki hubungan dengan gerakan Islam transnasional yang berasal dari Timur Tengah terutama Wahabi, Ikhwanul Muslimin dan Hizbut Tahrir. Tujuannya, dengan mendiskreditkan pancasila, gerakan ini berusaha melakukan formalisasi agama. Dengan menggunakan alasan degradasi moral dan ketepurukan bangsa, mereka berniat mengganti Pancasila dengan negara islam dan mengubah NKRI dengan Khilafah Internasional.

Tidak hanya itu, buku ini juga menjelaskan PKS terkesan menempuh politik bermuka dua dengan menghembuskan isu partai terbuka pada Mukernas di Bali pada tahun 2008 silam. Untuk ke publik, PKS ingin menegaskan sebagai partai terbuka dan bervisi kebangsaan dengan menerima Pancasila dan UUD 1945. Sementara, ke konstituen, PKS menyatakan sebagai partai dakwah berasas Islam. Selain PKS, Hizbut Tahrir Indonesia juga disebutkan menjadi bagian dari gerakan Islam garis keras.

Buku ini sedianya diluncurkan pada 6 April silam oleh Gus Dur. Namun karena Gus Dur sedang sakit, peluncuran ditunda untuk waktu yang tidak terbatas.

Sumber: http://ajaran.wordpress.com/2009/04/14/buku-hidden-agenda-pks-beredar-ilusi-negara-islam/#comment-1896

9 Komentar

Filed under POLITIK

PD Dinilai Haus Kekuasaan

Partai Demokrat (PD) dinilai terburu-buru ingin berkuasa. Di tengah keresahan masyarakat usai pemilu legislatif, sebagai partai penguasa malah asyik membina koalisi.

“Mereka tak sabar untuk cepat-cepat berkuasa pada hal masih banyak persoalan terkait pelaksanaan pemilu,” tutur Direktur Utama Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, dalam pesan singkat kepada detikcom, Kamis (16/4/2009).

Ray kemudian membeberkan permasalahan pemilu yang seharusnya menjadi prioritas untuk segera dibereskan ketimbang memikirkan koalisi.

“Antara lain soal DPT, carut marut logistik tertukar, perhitungan suara yang belum selesai,” ujar Ray.

Menurut Ray, hingga saat ini tidak jelas pihak yang bertanggung jawab atas semua kisruh pemilu 2009.

“Pemerintah tak mau disalahkan pun begitu KPU,” imbuh Ray.

Menurut Ray, pembicaraan tentang koalisi adalah pengabaian pemilu bersih. Parpol hanya butuh kalah atau menang, tidak membutuhkan demokrasi.

“Mereka jadi benalu demokrasi. Demokrat mestinya lebih sabar dan sebaiknya ikut mastikan pemilu bersih,” pungkasnya.

detikcom – Jumat, April 17

7 Komentar

Filed under POLITIK

Bung Karno, 17 Agustus 1959

Mangapul nababan Bogor, Jawa Barat, Indonesia “Dari dulu-mula tudjuan kita ialah satu masjarakat jang adil dan makmur, masjarakat jang demikian itu tidak djatuh begitu sadja dari langit, laksana embun diwaktu malam, masjarakat jang demikian itu harus kita perdjoangkan, masjarakat jang demikian itu harus kita bangun” “Dan sesudah pembangunan besar-besaran itu, mengalamilah kita Insja Allah Subahanahu wataala alamnya masjarakat adil dan makmur, alamnja masjarakat ‘murah sandang murah pangan’, ‘subur kang sarwa tinandur, murah kang sarwa tinuku’”. (Bung Karno, 17 Agustus 1959)

http://mangapulnababan20.blogspot.com/

6 Komentar

Filed under POLITIK

Krisis multidimensi

Sejak Indonesia didera krisis multidimensi, negara & bangsa kita seolah tak punya harga di mata dunia. Salah satu isu paling menghina datang dari negara tetangga kita. Tak terhitung lagi berapa banyak perlakuan dan sikap kurang menyenangkan kpd bangsa kita.

Mulai dari TKI, pertahanan, politik, budaya kita diejek. Pertanyaannya sampai kpan kita DIAM ????

Jika kita mengengok sejarah Ir Soekarno, beliau TEGAS. Beliau berfikir sngt baik dgn memberi jawaban pd malaysia wktu itu dengan mnyatakan perang !!! Sekarang…. Apa yang bs kita perbuat?? Saya pikir, masalah prsamaan suku dg mereka tdk jadi msalah untk kita bersikap lebih berani pd malayasia. dulu, ayah pernah berkata bahwa malaysia itu posisinya, baik dari segi pendidikan, ekonomi, dan sbgainya msh tertinggal dr

Indonesia. Tapi sekarang ????? Kita mengemis pd mreka meminta dibukakan lapngan pekerjaan bagi saudara Kita, menjadi TKI. Tapi apa ?? Mereka memerlakukan saudara kita sprti budak !!!

Dian Seto

http://www.facebook.com/pages/Prabowo-Subianto/23383061178

7 Komentar

Filed under POLITIK